Menyimpan data/dokumen di Mail Box hasil fotocopy pada mesin fotocopy sangat diperlukan. Apalagi bagi usaha fotocopy yang sudah memiliki pelanggan tetap. Biasanya pelanggan tersebut menitipkan master dokumennya untuk difotocopy sebelum master dokumen tersebut dibawa kembali. Kemudian pelanggan tersebut memesan untuk memfotocopy dokumen tersebut dengan jumlah tertentu, di lain hari pelanggan tersebut memesan tambahan untuk fotocopy dokumen tersebut. Seandainya pun tidak, sebagai pengusaha fotocopy kita mesti lebih jeli dalam melihat jenis-jenis dokumen yang kemungkinan besar akan di fotocopy kembali.
Data hasil fotocopy yang disimpan pada mail box mesin fotocopy sangat berguna untuk meringankan kerja dan waktu dalam mengerjakan fotocopy sebuah dokumen. Karena bila ada dokumen yang sama dan sudah tersimpan dalam mail box, maka tidak perlu melalukan scan lagi. Kita tinggal mencetak dokumen tersebut.
Selain untuk meringankan dan mempersingkat waktu pengerjaan, penyimpanan data pada mail box juga dapat memudahkan saat dokumen yang difotocopy dengan kelipatan yang lumayan banyak. Misalnya kita tidak perlu menunggu untuk memisahkan dokumen-dokumen yang difotocopy tersebut satu persatu antar kelipatan, saat ada pelanggan lain yang akan memfotocopy juga tidak perlu menunggu lama bila kelipatan yang keluar dari mesin fotocopy per satu kali.
Bisa dibayangkan bila dokumen yang difotocopy dengan jumlah halaman 100 atau lebih difotocopy sebanyak 30 kali atau bahkan 80 kali seperti yang sering kami alami, bisa-bisa kehilangan pelanggan lain dan lebih buruknya lagi mesin fotocopy anda yang bisa rusak (pasti rusak). Salah satu kegunaan mail box pada mesin fotocopy adalah bahwa kita dapat mengatur kapan dan berapa banyak jumlah dokumen yang dicetak, sehingga mesin fotocopy juga bisa beristirahat.
Pada artikel kali ini kami akan mengupas mengenai Cara Menyimpan Data di Mail Box Mesin Fotocopy Canon.
Pertama :
Siapkan mesin fotocopy Canon (IR 6000). Lalu tekan tombol MAIL BOX, kemudian akan muncul pilihan folder yang siap untuk di isi dengan data. Pada setiap folder tersebut dapat di masukkan beberapa data hasil fotocopy (scan) sampai dengan kapasitas 100%. Sebagai contoh kami memilih folder 02 karena folder tersebut masih kosong (GAMBAR 1).
 |
Gambar 1 |
Kemudian pada jendela selanjutnya Pilih Scan (GAMBAR 2), lalu akan muncul menu pilihan untuk scan dokumen, posisi tersebut adalah default pilihan dari mesin fotocopy. Kebetulan dokumen yang akan discan berukuran A4, maka pilih Doc Size Select + A4 + Done (GAMBAR 3).
 |
Gambar 2 |
 |
Gambar 3 |
Bila kita menyimpan beberapa file dalam satu folder sebaiknya file tersebut diberi nama untuk memudahkan saat pencariannya bila diperlukan (GAMBAR 4), lalu tekan OK. Kemudian pilih juga menu Special Features + Job Build + Done (GAMBAR 5). Menu Job Bulid berfungsi untuk merekam hasil scan sampai batas tertentu dan bisa dilanjutkan kembali tanpa harus kehilangan hasil scan yang sebelumnya. Misalkan kita akan menscan dokumen dengan jumlah halaman yang cukup banyak, kita dapat menggunakan menu job build ini agar tidak perlu scan dokumen secara sekaligus.
Sekian Cara Menyimpan Data di Mail Box Mesin Fotocopy Canon. Pada artikel kami yang selanjutnya kami akan mengupas bagaimana cara fotocopy dokumen bolak-balik menggunakan menu Mail Box.
No comments:
Post a Comment